Good Library Impression


Good Library Impression
Perpustakaan bisa diartikan sebuah gedung yang berisi berbagai buku, makna itu sudah tertanam sejak dulu, sehingga gedung adalah salah satu faktor esensial dalam sebuah perpustakaan. Munculnya era digitalisasi, membuat impression/kesan perpustakaan sudah dipandang sebelah mata, tidak begitu dibutuhkan lagi, bahkan disinyalir akan dilupakan dan tidak diakui lagi keberadaannya oleh pemustaka.  Hal ini tentu menjadi sebuah masalah bagi keberadaan perpustakaan, perlu adanya inovasi yang diciptakan oleh pustakawan agar kerisauan ini bisa terselasaikan. Sehingga perlu adanya tindakan agar  bisa membuat Good Library Impression. Salah satu cara yang tepat yaitu dengan membuat desain gedung perpustakaan yang menarik, nyaman, dan unik sehingga pemustaka akan tetap setia datang ke perpustakaan.
            Gedung perpustakaan harus dibuat dengan baik, penerapan desain interior yang sesuai dengan selera pemustaka merupakan kunci untuk membuat Good Library Impression. Menurut Sumadi (2016: 27) mengatakan   desain interior adalah perencanan bagian dalam ruangan perpustakaan yang mempunyai tujuan yang sesuai dengan fungsinya dan memiliki unsur keindahan (estetika) serta mampu memberikan rasa nyaman bagi penggunanya, seperti kenyamanan ruang untuk membaca, penataan susunan rak koleksi bahan pustaka, penerangan yang memadai, pewarnaan dinding yang menarik, fasilitas pendukung yang lengkap dan sebagainya.
         Tujuan desain interior menitik beratkan fungsinya hanya semata-mata untuk memberikan kepuasan fisik dan spiritual bagi pemustaka. Desain interior harus dikonsep sebaik mungkin dengan bekerjasama antara ahli desain, pustakawan dan pemustaka. Menurut Brown (1991) mengatakan ada 10 dasar  perencanaan  dan desain perpustakaan, diantaranya
1.    Fleksibel
2.    Lapang
3.    Akses Mudah
4.    Dapat Diperluas
5.    Bervariasi
6.    Terorganisir
7.    Nyaman
8.    Lingkungan
9.    Aman
10.  Ekonomis

Ada beberapa contoh pada desain perpustakaan yang perlu diperbaiki, berikut ini akan dijelaskan beberapa permasalahan di perpustakaan yang perlu diperbaiki diantaranya :
1. Seperti yang sudah kita ketahui, dari dulu sampai sekarang masih banyak perpustakaan yang menggunakan desain papan nama dengan background putih dan tulisan hitam. Seperti gambar berikut :

Alangkah menariknya jika konsep desain tulisan tersebut dirubah dengan desain masa kini, seperti di Perpustakaan Daerah Tegal atau Joe Rika Mansueto Library. Seperti gambar berikut :


2. Desain luar gedung perpustakaan sekarang masih sama modelnya dengan desain jaman dulu yang identik desainnya seperti gedung sekolah/kantor. Seperti gambar berikut :

Untuk itu perlu adanya inovasi, dengan merubah konsep semenarik mungkin, bisa saja dengan merubah desain dengan bentuk yang unik seperti mendesain luar gedung dengan desain kumpulan buku seperti yang ada di Kansas City Public Library, dan bisa juga dengan memanfaatkan kontainer untuk menjadi tempat perpustakaan seperti yang ada di perpustakaan Amin Malang. Seperti gambar berikut :


3.  Rak buku sekarang ini sudah sangat monoton, mungkin sudah banyak pemustaka yang bosan  melihat desain rak buku yang modelnya itu itu saja. Seperti gambar berikut :




Maka perlu menciptakan inovasi baru pada desain rak, contohnya bisa mendesain rak buku dengan mengadaptasi bentuk manusia, atau bentuk tulisan. Selain itu juga bisa mengkolaborasikan antara rak buku dengan kursi. Seperti gambar berikut :
  

4.  Kursi pada perpustakaan biasanya hanya memiliki satu fungsi saja, dan modelnya pun kebanyakan sama. Sehingga membuat jenuh para pemustaka dan mengakibatkan enggan berlama-lama ke perpustakaan. Seperti gambar berikut :




Namun untuk menarik hati pemustaka agar betah berlama-lama membaca di perpustakaan maka perlu disediakan kursi yang nyaman dan multifungsi. Contohnya Saat kursi baca digunakan bisa untuk bersandaran, dan bisa untuk  tiduran. Selain itu juga ada kursi lain yang fungsinya hampir sama bisa membaca buku sambil sandaran atau tiduran, tetapi kursi itu di buat agar bisa goyang, sehingga pembaca serasa sedang dimanjakan dengan ayunan kursi yang bergoyang. seperti gambar berikut :








               Perbaikan desain perpustakaan memang perlu diperbarui, perkembangan teknologi yang pesat tidak boleh memicu kehancuran perpustakaan, para pustakawan generasi milenial harus bisa beradaptasi dengan zaman sekarang ini, dengan selalu membuat inovasi baru dan menciptakan Good Library Impression.

Daftar Bacaan :
Brown, Magrill. (1991). Interior Design Development In Libraries. Chicago: American Library Association
Sumadi, Rudi. (2016). Peranan Desain Interior Perpustakaan Bagi Pemustaka Di Perpustakaan P3dspbkp. Jurnal Pari. Volume 2 Nomor 1 Juli 2016

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. seni mendisain, inovasi, dan kreatifitas sangat dibutuhkan dalam membangun dan meningkatkan visibilitas perpustakaan.

    BalasHapus